Waspada 4 Gejala Infeksi Telinga pada Bayi Anda

Infeksi telinga adalah penyakit yang mesti diwaspadai oleh setiap orang pada bayi mereka. Soalnya jenis penyakit ini bisa menghambat perkembangan dan pertumbuhan si kecil. Untuk itulah, setiap orang tua mesti mewaspadai penyakit yang satu ini dan melakukan pengobatan dini. Ada 4 gejala infeksi telinga pada bayi yang mesti Anda waspadai seperti berikut ini.

1. Keluar Cairan Putih Kekuningan

Gejala pertama dari terjadinya infeksi telinga pada bayi yang wajib diwaspadai adalah keluarnya cairan putih kekuningan dari telinga. Biasanya keluarnya cairan ini ketika bayi sedang tidur atau ketika bayi sedang menyusui. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit tapi keluarnya cairan ini menandakan bahwa telinga bayi Anda mengalami masalah.

Munculnya cairan putih kekuningan ini disebabkan munculnya lubang kecil di gendang telinga yang biasanya bercampur dengan bakteri. Namun apabila mendapatkan penanganan cepat dan juga tepat maka cairan tersebut akan berhenti seiring dengan infeksti telinga terobati.

2. Menghilangnya Nafsu Makan

Bayi yang memulai kekurangan nafsu makan juga mesti Anda waspadai soalnya bisa terjadi karena berbagai hal. Tidak terkecuali dengan adanya infeksi telinga yang tidak disadari oleh para orang tua. Soalnya ketika bayi makan atau minum akan terhubung langsung dengan saraf di telinga. Apabila telinga bayi mengalami infeksi maka akan menimbulkan rasa sakit.

Hal tersebutlah yang kemudian membuat nafsu makan dari bayi Anda menjadi turun drastis. Namun hal tersebut bukan menjadi alasan Anda tidak memberikan asupan nutrisi bagi si kecil. Anda bisa menggunakan berbagai susu khusus bayi yang berkualitas. Apalagi dengan adanya promo lebaran 2018 yang membuat produk tersebut pastinya mendapatkan potongan harga.

3. Bayi Menjadi Sulit Tidur

Ketika bayi menjadi semakin rewel ketika sudah memasuki jam tidur juga adalah sesuatu yang mesti Anda waspadai. Soalnya hal tersebut bisa jadi adalah salah satu gejala bayi Anda sudah terkena infeksi telinga. Hal tersebut tidak lepas karena kondisi berbaring akan membuat telinga menjadi sensitif dan berubah menjadi rasa sakit bagi bayi yang telinganya infeksi.

4. Bayi Lama Merespon

Gejala terakhir yang juga mesti diwaspadai adalah bayi yang sulit atau lama merespon. Biasanya terjadi ketika Anda melakukan komunikasi dan terlihat bayi Anda hanya menatap kosong. Hal tersebut bisa saja terjadi karena terjadinya infeksi telinga yang membuat pendengaran bayi terganggu. Kondisi itulah yang kemudian membuat bayi lama merespon terhadap komunikasi.

Empat gejala infeksi telinga seperti yang sudah dijelaskan di atas harus mulai dipahami dan diwaspadai setiap orang tua. Selain itu, jangan lupakan juga untuk memenuhi perlengkapan bayi dengan produk kualitas terbaik. Seperti dengan membelinya di Orami karena menyediakan peralatan bayi lengkap dan juga dengan berbagai potongan harga yang menarik