Simak Dasar Hukum Qurban Idul Adha Bagi Orang yang Mampu Menurut Ajaran Islam

Pada setiap tahunnya, para umat islam akan dipanggil oleh Allah untuk melaksanakan ibadah qurban. Sedangkan berkurban merupakan suatu ibadah yang tidak diperbolehkan ditinggalkan. Sehingga berkurban merupakan suatu hal yang diwajibkan. Namun tidak semua umat muslim akan diwajibkan untuk berkurban, karena hanya orang yang memiliki kemampuan dalam hal perekonomiannya saja yang diwajibkan untuk melakukan kurban, sedangkan untuk orang yang tidak memiliki kemampuan perekonomiannya, maka akan dihapuskan kewajiban tersebut.

 

Bagi orang yang minim terhadap keuangannya namun memiliki keinginan untuk melakukan ibadah kurban, maka malaikat akan mencatat seluruh niat dan kebaikannya, serta jika umat muslim memiliki niat yang tulus dalam hal melakukan kurban, maka senantiasa Allah akan selalu memberikan kemudahan serta memberikan jalan rezeki yang berlimpah agar para umat muslim yang memiliki niat untuk melakukan ibadah dan kebaikan dapat mencapai segala keinginannya, termasuk melakukan kurban untuk mendekatkan diri kepada Allah.

 

Jika Anda sebagai umat muslim yang memiliki perekonomian yang baik, maka ketahuilah bahwa dasar hukum qurban idul adha merupakan wajib bagi yang mampu. Sehingga lakukan ibadah qurban dengan sebaik mungkin, sedangkan Anda berkurban pun juga tidak akan sia-sia. Karena Allah telah mempersiapkan pahala yang luar biasa bagi para umat nya yang dengan tulus melakukan ibadah qurban, termasuk mendapatkan jaminan di akhirat nantinya, dengan begitu sungguh sangat luar biasa pahala yang telah dipersiapkan oleh Allah untuk para umatnya dalam hal menuju kebaikan.

 

Sedangkan pada dasarnya Allah telah memberikan nikmat yang begitu sangat banyak kepada para umatnya, sehingga Allah selalu meminta para umatnya untuk selalu menjalankan ibadah shalat dan melakukan ibadah dengan melakukan penyembelihan hewan kurban serta orang yang membenci adalah orang yang terputus, dan dalam hal tersebut pun telah tercantum di dalam Al kautsar 1-3. Rasullullah saw pun juga telah bersabda bahwa ‘’sesungguhnya pada pertama kalinya kita akan melakukan pada hari ini adalah menunaikan sholat idul adha dan pada kemudian hari lalu akan menyembelih hewan qurban [HR.Bukhari].

 

Sedangkan pada seluruh ulama yang telah sepakat terhadap hal yang telah disyariatkannya sebagai ibadah qurban, sedangkan pada ibadah kurban itu sendiri pun hukumnya sunnah muakkadah maupun sunnah yang begitu sangat ditekankan. Oleh sebab itulah bagi yang memiliki kelonggaran yang sangat ditekankan tersebut untuk melakukan kurban, dan makruh meninggalkannya, sedangkan menurut dari dasar hukum menurut islam menjelaskan bahwa orang yang mampu namun tidak melakukan qurban, maka Allah tidak mengizinkan bagi dirinya untuk mendekati pada tempat pelaksanaan shalat. Sehingga dengan peringatan keras tersebut maka sebagian dari para ulama telah menyatakan wajibnya melakukan kurban bagi orang yang mampu.